Dasar Program

Instruksi Presiden

Berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang revitalisasi sekolah menengah kejuruan: Khusus Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Nota Kesepahaman

Berdasarkan Nota Kesepahaman Antara Kementerian Perindustrian, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Ketenagakerjaan, dan
Kementerian Badan Usaha Milik Negara tentang pengembangan pendidikan kejuruan dan vokasi berbasis kompetensi yang link and match dengan industri.

PP No. 45 Tahun 2019

PP No. 45 Tahun 2019 tentang perubahan atas peraturan pemerintah nomor 94 tahun 2010 tentang penghitungan penghasilan kena pajak dan pelunasan pajak penghasilan dalam tahun berjalan.

Konsep & Tujuan Kelas Industri

Program kelas industri merupakan program pengadaan kelas khusus dalam lingkungan sekolah. Kelas ini dikelola secara bersama antara sekolah dengan Industri. Dari model/sistem pengelolaan bersama tersebut akan tercipta iklim belajar yang baru yang menjamin mutu pendidikan siswa. Program ini disinyalir menjadi program yang paling optimal dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah, karena industri juga ikut dalam KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) di dalam kelas.
Tujuan Program kelas industry adalah:
1). Menghasilkan lulusan unggul sesuai dengan tuntutan dan harapan DUDI,
2).Meningkatkan kualitas pengolahan pembelajaran di SMK sesuai tuntutan standar industry,
3). Meningkatkan keterampilan, kemampuan, dan profesionalitas lulusan,
4). Meningkatkan keterserapan dan daya saing lulusan SMK dalam Dunia Usaha dan Dunia Industri, dan
5). Menyelenggarakan model pembelajaran yang dirancang bersama Industri / Asosiasi untuk pemenuhan kompetensi khusus lulusan yang diminta oleh industry